Schuimpje, Meringue, Kue Busa

French Meringue

Cihuy! Kali ini bakalan ngomongin soal baking. Okeh, hari ini saya berhasil membuat Meringue atau dalam bahasa belandanya Schuimpje (agak susah dibaca sebenernya). Resep ini bukan milik saya, melainkan saya dapat dari share sesama anggota klub memasak. Tepatnya dari mbak Venusi Dewi Fitria. Saya sudah pernah search juga resep French Meringue tapi belum pernah berani mengeksekusi sampai ke tahap baking. Palingan cuma berani bikin adonannya aja (yang alhamdulillah selalu berhasil ke tahap stiff peak).


Meringue sendiri memang gampang-gampang susah. Selain karena bagi beberapa orang agak kesulitan ketika membuat putih telur hingga kaku, tapi juga karena suhu juga menentukan keberhasilan si kue cantik ini. Banyak faktor yang menjadikan kegagalan sebuah Meringue, tapi silakan dicari di Google ya apa dan kenapa-nya karena saya tidak akan membahas itu disini.

Well, karena resepnya buka milik saya pribadi, jadi saya pun akan men-share resep yang saya dapatkan. Demikian catatannya:

Bahan :
2 butir putih telur
1 sdt perasan jeruk lemon
140 gram gula pasir halus ( saya di blender)
Sedikit vanilla ekstrak
Sedikit garam
2 sdm tepung maizena
How to :
Kocok putih telur dan air lemon dan garam sampai setengah kaku.
Masukkan gula sedikit demi sedikit, masukkan vanilla, kocok hingga benar-benar kaku.
Masukkan tepung maizena, aduk rata pakai spatula.
Beri pewarna.
Spuit ke loyang yang telah diberi kertas roti.
Panggang di oven dengan suhu 130 dercel hingga matang dan mengeras.
Setelah di bake
Catatan yang akan saya tambahkan disini adalah waktu oven yang saya gunakan yaitu 1 jam 20 menit. Hasil yang saya dapatkan adalah Meringue yang crunchy di dalam dan sticky di luar. Mengapa bisa sticky? Itu yang masih saya cari jawabannya. Karena ketika saya bertanya kepada si empunya resep, beliau juga tidak mengetahui penyebabnya. Namun beberapa hal yang bisa saya tangkap dari hasil googling saya yang menurut saya cukup masuk akal jawabannya adalah: seharusnya biarkan meringue berada di dalam oven hingga dingin untuk membantu proses pengeringan (saya tau kalau tidak dikeluarkan dari oven proses memasak akan terus berlangsung) atau suhu di sekitar saya dalam keadaan humid (lembab) well, yang ini sih sebenarnya bisa ya bisa juga tidak benar. Karena saya nge-bake dalam keadaan cuaca yang cerah dan panas tapi hasilnya tetap lengket tuh.
Terlepas dari hasilnya yang agak mencurigakan, rasa dari meringue ini memang manis tapi bukan luar biasa manis. Saya rasa lebih mirip ke makanan yang saya kenal yaitu kapas gulali (lho?). Gimana yah describenya? Uuhhmm, manis, krenyes-krenyes dan sedikit menempel ke gigi, hehehe…
πŸ™‚
Dari warna yang saya pilih rasanya sudah bisa diartikan kalau saya membuat kue ini untuk menyambut Idul Fitri yang tinggal menghitung hari. Kue ini cukup fit-in untuk dimasukkan di occation apapun kok menurut saya. Yah tinggal disesuaikan saja warna dan bentuknya. Okeh, selamat mencoba ya, dan jangan lupa mengunjungi Instagram Phebee Cupcake, siapa tau tertarik untuk memesan. Hehehehe…iklan sedikit di blog sendiri bolehlah yaaah…
Last but not least, Happy Ied Mubarak 1435H, Minal Aidin Wal Faidzin. Cheers!

 

Regards,
FubuFebi


2 thoughts on “Schuimpje, Meringue, Kue Busa

  1. Anggi Reply

    Apa mungkin karena ada maizena???

    1. FubuFebi Reply

      Harusnya sih engga. Krn fungsi maizena di adonan kan utk membantu kasi crunchy nya. Tp ngakalinnya skrg sih dgn dibiarinin di dalam oven dulu sementara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *