Diversi (penyimpangan) Media Sosial

Judulnya sih agak berat, but i promise ga akan bikin pusing ngebahasnya. Alasan saya menulis artikel ini adalah karena saya sudah ‘gerah’ dengan kelakuan orang-orang sekitar saya di media sosial. Media sosial yang diciptakan untuk mendekatkan yang jauh, kayanya sekarang sudah berubah fungsinya layaknya Buku Harian Elektronik.  Disini saya coba membeberkan beberapa ‘dosa’ para pengguna media sosial yang menurut saya sudah tidak sesuai dengan etika bersosialisasi. Check this out.

more “Diversi (penyimpangan) Media Sosial”

Me and My Tea

 

Hola! Happy (belated) Holidays and Happy (belated) New Year 2016!

Well, i’m back and i wanna share about my habit of drinking tea.

Beberapa tahun lalu saya sempat menjadi pengkonsumsi kopi (bukan pecandu kopi yaah). Kurang lebih hampir sepuluh tahun lalu saya suka minum kopi namun tidak sering, kala itu saya belum mengenal kedai kopi di mall-mall seperti sekarang ini. Dulu saya hanya minum kopi sachet yang biasa saya beli di supermarket atau warung-warung rumahan.

Saya hanya minum kopi ketika saya perlu dan tujuan saya jelas ketika meminum kopi adalah untuk mengambil manfaat kafein-nya yang bkin ga ngantuk. Dan saya termasuk orang yang tidak memilih jenis kopi apa yang saya minum. Yah maklumlah, tujuan saya cuma supaya ga ngantuk, that’s all. Semester akhir masa kuliah, saya makin gencar minum kopi buat begadang malam-malam ngetikin skripsi dan revisi-revisinya. Saya inget banget, dulu kopi kesukaan saya itu Indo**** Coffemix dan dalam seminggu saya suka beli 5 sampai 8 sachet dan memang sih it works, kafeinnya menunda ngantuk saya.

Ga setiap kali saya beli si indo**** itu selalu ada, makanya waktu itu produk ga ada, kopi cadangan saya adalah nes**** (lagi-lagi, varian apa aja saya ga masalah). Dan pilihan inilah awal mula saya mulai ga cocok sama kopi. Ketika minum indo**** saya ga pernah ngerasain yang namanya kembung, pusing atau maag. Memang sih saya ada riwayat maag dari papa saya, tapi ga akut banget kayanya. Setelah saya cobain si nes**** itu, mulailah gejala-gejala asing di badan saya. Yah, kaya yang saya sebutin di atas itu: kembung, pusing, mual, termasuk sakit kepala (buat saya sih beda yah sakit kepala sama pusing). Mama saya bilang itu gejala maag, pas saya bilang saya abis minum kopi ya ditegasin lagi sama kaak saya kalau merk kopi yang saya minum memang agak ‘keras’ buat orang yang jarang minum kopi.

more “Me and My Tea”

Kosher vs Halal

I believe some of you must be ever heard about these words; Kosher and Halal. Both words has powerful meaning for two groups, Moslem and Jewish. Moslem knew Halal as their basic standard to eat foods. Foods with Halal certified made moslem feels more secure to eat. Kosher has the same meaning.

Halal

Halal is an Arabic word meaning lawful or permitted. The opposite of halal is haram, which means unlawful or prohibited. Halal and haram are universal terms that applied to all sides of life. However, i’m gonna use these terms only in relation to food products, meat products.

more “Kosher vs Halal”

How to Contact Apple Support

My broken iPod Nano
Well, i post this entry as a hope to help anyone who confused or dont know what to do when your iDevices (Apple Devices) is broken. First, i will tell you the story how i decide to fix my iPod Nano 6th Gen. I bought my iPod Nano about 4 years ago. I always used it to listen MP3 every time o go to my workplace. One day, when my brother who always take me to my workplace by motorbike and i just got out from our home, accidentally i dropped my iPod to asphalt road and the motorbike’s wheel rolled over it. Surprisedly, it makes not much damaged other than the screen glass is cracked. The back of the iPod almost looked fine but a very little dent. And the most surprising was the iPod still worked! It can played song prefectly and the censored under the glass also work perfectly. Even the cracked glass wasnt sharp to touch. WOW!!

more “How to Contact Apple Support”

What is Montessori Method?

Dua hari lalu Indonesia merayakan Hari Anak Nasional tepatnya pada 23 Juli. Well, sebagai seorang yang pernah terjun ke dunia pendidikan anak, saya ingin berbagi mengenai sebuah metode pendidikan yang cukup sering didengar beberapa tahun belakangan ini di Indonesia. Metode tersebut adalah Metode Montessori.

Montessori pertama kali diperkenalkan oleh seorang dokter bernama Maria Montessori pada tahun 1907 (cukup tua memang). Metode ini kini banyak diterapkan di sistem belajar anak-anak usia pra sekolah. Walaupun pada kenyataannya metode Montessori bisa diterapkan sejak anak lahir hingga usia 18 tahun (walaupun aslinya Maria Montessori hanya dapat membuat transkripnya sampai anak usia 12 tahun karena beliau keburu meninggal). Maria Montessori meyakini bahwa semua anak dilahirkan dengan potensi yang luar biasa, dimana potensi ini hanya akan berkembang apabila orang dewasa yang mengasuhnya memberikan stimulasi yang tepat pada umur-umur pertumbuhan anak tersebut. Stimulasi tersebut berkaitan dengan apa yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Karena itulah Metode Montessori ini lebih mudah diterapkan.

more “What is Montessori Method?”